s

- Kelompok GANJA

Kelompok GANJA yaitu Damar Ganja (Hashis). Kelompok
ganja ini mengandung zat T.H.C (Tetra Hydro Cannabinol), yaitu zat psikoaktif
yang mempengaruhi susunan syaraf pusat berefek halusinasi. Ganja disebut juga mariyuana. Berasal dari tanaman
kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama
yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara penggunaannya
dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa
rokok.
Tanaman ganja
adalah semua bagian dari semua genus cannabis, termasuk biji dan buahnya. Damar
ganja adalah damar yang diambil dari tanaman ganja termasuk hasil pengolahannya
yang menggunakan damar sebagai bahan dasarnya.
Sejarah Ganja
Manusia telah
mengenal ganja sejak berabad-abad, baik sebagai barang yang bernilai ekonomis
karena menghasilkan serat maupun karena uapnya yang menimbulkan kesenangan.
Sekitar tahun 2000 sm, orang Skitia di Asia Kecil telah memiliki pabrik serat
dan telah memiliki kebiasaan membakar daun ganja dalam ruang tertutup dengan
batu yang membara. Dijaman kaisar Herodotus, penduduk disekitar sungai Araxes
berkerumun disekitar daun ganja yang sedang dibakar. Para pakar obat-obatan
dari Cina memanfaatkan ganja untuk keperluan pengobatan, misalnya untuk
mengobati kelemahan, rematik, nyeri dan malaria. Adapun serat ganja berguna
untuk membuat pakaian, karung, tali layar dan kain layar.
Seiring bergeraknya
sejarah, pesona ganja makin tersebar. Seorang psikofarmakologi Jacques Jaseph Moreu mengungkapkan bahwa ganja
dapat menimbulkan jantung berdebar, eforia, halusinasi, kekacauan fikir dan
menimbulkan ide-ide cepat yang melintas dalam fikiran, ketakutan dan kecurigaan
yang berlebihan (paranoid). Hingga kini telah banyak manusia yang
ketagihan ganja. Menurut pemakainya, ganja dapat mendatangkan sensasi dan
kenikmatan.
Efek
Ganja
·
Memunculkan
rasa gembira tanpa sebab (euforia)
·
Ketakutan
dan kecurigaan yang berlebihan (paranoid)
· Halusinasi
· Jantung
berdebar
· Mulut
kering
· Denyut
jantung atau nadi lebih cepat.
· Mulut
dan tenggorokan kering.
·
Merasa
lebih santai, banyak bicara dan bergembira.
· Sulit
mengingat sesuatu kejadian.
·
Kesulitan
kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.
·
Kadang-kadang
menjadi agresif bahkan kekerasan.
·
Bilamana
pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang
berkepanjangan, rasa letih/capek.
· Gangguan
kebiasaan tidur.
· Sensitif
dan gelisah.
· Berkeringat.
· Berfantasi.
· Selera
makan bertambah.
Karakteristik
Tanaman Ganja
Tanaman ganja disebut juga Canabis mudah
tumbuh di Indonesia, baik sengaja ditanam maupun tumbuh secara liar. Ganja
termasuk tanaman perdu yang tingginya antara1,5-2,5 meter, atau kadang juga
dapat mencapai 5 meter terutama di Aceh. Umur tanaman ganja bisa mencapai 1-2
tahun. Pada usia 6 bulan tanaman ganja mulai berbunga. Daun tanaman ganja yang
bertangkai mempunyai struktur khas, helai daunnya selalu berjumlah ganjil
antara 5, 7, 9 atau 11. Panjang daunnya bisa mencapai 15 cm, berbentuk
memanjang, pinggirnya bergerigi, dan daunnya lancip. Biasanya ganja betina
lebih banyak daunnya daripada tanaman ganja jantan.
Kelenjar ganja
dapat mengeluarkan damar yang mengandung kanabinoid . Damar ganja adalah
damar yang diambil dari tanaman ganja termasuk hasil pengolahannya yang
menggunakan damar sebagai bahan dasarnya. Tanaman ganja yang lebih muda makin
banyak mengandung damar. Sedangkan getah ganja dapat dibuat hasish atau hasish
oil. Untuk memperoleh hasish, tumbuhan ganja yang sudah kering kemudian
disuling. Dari penyulingan ini akan diperoleh
getah ganja yang berupa adonan kental, atau encer, berwarna hijau,
coklat, coklat tua atau hitam. Hasish jauh lebih kuat khasiatnya dari tembakau
karena mengandung THC (Tetra Hydro Canabinol) yang lebih terkonsentrasi.
THC adalah suatu zat yang oleh banyak ahli didiagnosis dapat menimbulkan
khayalan dan halusinasi. Hasish yang lebih pekat disebut Hasish oil dan
kadar THC nya sangat tinggi.
Bagian tanaman
ganja yang dipergunakan adalah daun dan ujung tangkai yang berbunga. Mula-mula
daun dan ujung tangkai dipetik, dipotong-potong lalu dikeringkan. Proses
pengeringannya sama seperti pengeringan tanaman tembakau rakyat. Daun ganja
yang telah dikeringkan biasanya mirip dengan tembakau. Daun ganja dinikmati
dengan cara dilinting dan dihisap seperti menghisap rokok. Ganja ini disebut
pula sebagai rokok ganja atau tembakau ganja. Selain daunnya, biji ganja bisa
menghasilkan minyak ganja, cara pemakaiannya dengan dioleskan dan meneteskannya
pada rokok. Efeknya seperti menghisap rokok ganja.


Tanaman Ganja Hasish
Tidak ada komentar:
Posting Komentar